Selasa, 23 November 2010

artikel mengenai cara, sarana, jenis hubungan, dan perangkat yang dibutuhkan untuk terhubung ke internet


Internet adalah jaringan komputer global, artinya merupakan jaringan komputer skala luas yang titik-titik atau node-nya (atau ‘anggota’-nya) berupa komputer maupun jaringan komputer. Terhubung ke Internet artinya tersambung ke jaringan global tersebut. Saat ini terdapat berbagai cara agar sebuah komputer (atau jaringan komputer) terhubung ke Internet.

# Melalui layanan wireless access point. Internet merupakan jaringan komputer yang saling terkoneksi. Oleh karenanya supaya komputer kita bisa terhubung kedalam internet maka harus dilengkapi persyaratan sebagai berikut:

1. Dukungan hardware
2. Dukungan software
3. Daftar kesalah satu penyedia jasa internet (ISP)

Hardware (Perangkat Keras Komputer)

* CPU atau disebut juga dengan processor, minimal Pentium I yang mempunyai prekuensi 100 MHz disarankan lebih tinggi lebih baik, dan apa bila lebih rendah maka itu berpengaruh pada proses kerja komputer akan lambat.

Penggolongan processor diukur dengan frekuensinya (speed)
- Pentium I mulai speed 90 MHz – 233 MHz
- Pentium II mulai speed 300 MHz – 400 MHz
- Pentium III mulai speed 450 MHz – 900 MHz
- Pentium 4 mulai speed 1 GHz – 4.3 GHz bahkan ada yang lebih tinngi lagi

* RAM (random acces memory)atau disebut juga memori, minimal menggunakan 16 MB (mega byte) tetapi bagus nya lagi 32 MB dan disarankan 64 MB, bila lebih tinggi maka lebih bagus untuk kerjanya komputer akan lebih cepat lagi.

* Hard disk, sebagai tempat menyimpan program-program komputer baik itu program system, aplikasi, browser atau program pendukung dalam internet. Dan harddisk juga dapat untuk menyimpan file-file yang diambil (download) dari internet. Hard disk minmal 800 MB lebih tinggi lagi lebih baik, dan bila kita menginginkan penyimpanan data lebih cepat lagi gunakan harddisk SCASI yang rpm nya 7200 yang mempunyai kapasitas 20 GB bahkan sekarang banyak yang lebih besar lagi.


* VGA (Video Grafik Array)
yang berfungsi untuk memberikan tampilan ke layar, vga minimal 1 MB tetapi lebih tinggi lebih baik, apa lagi bila ada tampilan yang memerlukan resolusi tinggi misalkan 64 MB atau 128 MB.

* Sound Card
, yang berfungsi untuk menampilkan data berbentuk suara ke dalam speaker, karena bila kita menampilkan mp3 atau film atau tampilan lainnya dalam internet bisa kita langsung didengarkan suaranya.

* Monitor
, minimal 14 inci lebih besar lebih bagus akan memberikan keleluasaan kita dalam melakukan editing (penyuntingan).

* Modem (modulasi demodulator), yang berfungsi untuk merubah sinyal digital kesinyal analog dan sebaliknya untuk merubah dari sinyal analog ke sinyal digital. Modem dibagi menjadi dua macam, ada modem Internal dan ada modem eksternal. Modem internal adalah modem yang dipasang dalam motherboard dangan cara ditancapkan pada card yang tersedia. Sedangkan modem eksternaladalah modem yang dipasang diluar CPU dengan menggunakan soket USB atau COM 1. Kecepatan modem minimal ada yang 28.800 bps (bits per second) tetapi kebanyakkan modem yang dijual dipasaran sekitar 56 kbps. Modem adalah perangkat hardware tambahan yang mana alat inilah yang memungkinkan komputer anda untuk berbicara dengan komputer lain melalui kabel telpon.

* Telepon, Modem memerlukan telepon untuk melakukan tugasnya. Proses pada saat modem terhubung dengan telepon dan anda memulai hubungan dengan Internet Service Provider pada dasarnya sama dengan proses anda menelepon biasa. Jika ada yang menelepon anda saat anda menggunakan modem, maka dia akan menerima nada sibuk dan tidak bisa menghubungi anda. Karena modem dan telepon berkaitan erat, kecepatan modem juga sangat berpengaruh terhadap rekening telepon yang harus anda bayar setiap bulan. Sehingga, modem yang cepat akan lebih menghemat uang daripada modem yang lambat. Jadi dengan telepon inilah yang akan menghubungkan antara semua komputer dalam jaringan global yang disebut dengan internet.

Software (Perangkat Lunak Komputer)

Perangkat lunak merupakan program-program komputer yang dapat mengoperasikan dan memaksimalkan kerjanya komputer. Ada beberapa program yang diperlukan diantaranya:

* Program Sistem,
Merupakan system operasi dalam komputer yang dapat mengaktifkan dan mendeteksi semua perangkat-perangkat yang terhubung dalam komputer baik hardware maupun software. Sistem operasi yang dapat digunakan untuk internet diantaranya Windows 95, Windows 98, Windows ME, Windows 2000, Windows NT, Windows 2003, Windows Xp, Windows Vista, Linux, Unix, Macintos.

* Program Aplikasi,
misalnya software grafis contoh Corel Drow, Photo Editor, Adobe Photoshop, dan lain-lain. Software Multimedia misalkan animasi contoh flash
, audio, musik, musik dan video. Software pengolah kata dan pengolah angka, software database, dan software penerbit (Desktop Publising)contoh scribus
.

* Program Browser,
program inilah yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan internet dan yang dapat membuka halaman-halaman web dalam internet. Browser disebut juga web browser. Contoh program browser adalah: Internet Explorer, Mozilla, Netscape Navigator, Opera
, Linx, Mosaic dan lain-lain.

* Program AntiVirus, ini berfungsi untuk mencegah dan meminimalisir masuknya virus kedalam komputer kita dan sekaligus membersihkan virus dalam komputer kita. Contoh program antivirus antara lain Symantec Norton Antivirus, Kaspersky Antivirus, Panda Antivirus, dll.

* Cute FTP, Go! Zilla, dan WSFtp adalah software khusus untuk mentransfer file.

* Program E-mail, adalah program yang difungsikan untuk menerima dan mengirim e-mail yang ada dalam internet. Diantaranya gmail
,internet mail, Outlook Express, Netscape Mail. Pine, Eudora, Pegasus, Mutt, dll.

* Program Chatting, adalah program untuk berkomunikasi dalam internet bisa melalui tulisan atau bisa juga dengan suara bahkan bisa langsung kelihatan gambarnya atau avatar kita dalam program tersebut. Contoh program yang banyak digunakan mIRC, Yahoo Messenger, ICQ, AOL, MSN Messenger, NetChat, Jember Messenger, Message Pall, Odigo, EWZY, Wuwu, dll.

* ISP (Internet Service Provider),
Untuk bisa bergabung dengan internet, anda harus mempunyai akses dengan cara berlangganan ke penyedia jasa internet atau yang lebih sering disebut dengan Internet Service Provider (ISP). Internet Service Provider adalah perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan kepada anda untuk berhubungan dengan internet. Untuk mengakses anda cukup menghubungi Internet Service Provider melalui komputer dan modem, selanjutnya Internet Service Provider akan mengurus detail-detail yang diperlukan untuk berhubungan dengan internet, termasuk biaya SLJJ koneksi tersebut. Jadi misalnya ketika anda sedang mengakses homepage luar negeri, maka Internet Service Provider-lah yang menanggung biaya hubungan ke luar negeri. Anda cukup membayar biaya pulsa lokal yang digunakan untuk menghubungi Internet Service Provider tadi. Saat ini telkom menyediakan fasilitas TelkomNet@Instant yang bersifat semi ISP, dimana kita bisa mengakses internet melalui telkom tanpa harus berlangganan ke ISP tertentu, biaya pemakaian dihitung berdasarkan menit pemakaian. Saat buku ini disusun, biaya permenitnya adalah Rp. 150 tambah PPn 10%, sekitar Rp. 9.900/jam. Jika kita menggunakan internet tidak rutin, fasilitas ini lebih baik.
Contoh ISP yang ada di Indonesia: Radnet, PT Telkom, Meganet, PT Pos Indonesia (wasantara), Indosat net, dll.

Internet adalah jaringan komputer global, artinya merupakan jaringan komputer skala luas yang titik-titik atau node-nya (atau ‘anggota’-nya) berupa komputer maupun jaringan komputer. Terhubung ke Internet artinya tersambung ke jaringan global tersebut. Saat ini terdapat berbagai cara agar sebuah komputer (atau jaringan komputer) terhubung ke Internet.

Cara-cara terhubung ke Internet antara lain adalah:

* Melalui telepon kabel, bisa mengakses Internet secara dial-up, sewa jaringan (leased line), atau menggunakan layanan transmisi digital menggunakan modem DSL (Digital Subscriber Line).
* Melalui telepon nirkabel, baik yang berteknologi GSM (Global System for Mobile Communications) maupun berteknologi CDMA (Code Division Multiple Access).
* Melalui televisi kabel atau televisi berlangganan.
* Melalui gelombang mikro.
* Melalui layanan wireless access point.

a. Melalui Telepon Kabel
Telepon kabel atau yang biasa disebut jaringan telepon publik (public telephone service network) dapat digunakan untuk mengakses layanan Internet, selain sebagai sarana komunikasi suara dan faksimili. Diperlukan perangkat yang disebut modem untuk menghubungkan jalur telepon kabel ke komputer. Pada akses dial up pengguna perlu menghubungi dahulu (dengan menggunakan komputer) nomor akses khusus yang disediakan untuk layanan Internet oleh penyedia jasa layanan. Salah satu penyedia jasa layanan Internet, misalnya, menyediakan nomor telepon 0809 8 9999 sebagai nomor akses untuk layanan Internetnya. Untuk dapat menggunakan layanan ini, selain harus memiliki seperangkat komputer, pengguna juga harus memiliki modem dan berlangganan akses Internet ke penyedia jasa layanan Internet. Jadi selain harus membayar biaya telepon, pengguna juga harus membayar biaya akses Internet. Penyedia jasa layanan Internet yang sekaligus penyedia jasa telekomunikasi bisa menyatukan biaya itu dalam satu tarif terpadu. Layanan Telkomnet Instan dengan akses telepon 0809 8 9999 adalah layanan yang menyatukan tarif akses internet sekaligus tarif jasa telekomunikasi.

Tarif akses Internet dengan cara dial up melalui telepon kabel biasanya dihitung berdasarkan lamanya digunakan atau lamanya pengguna terhubung ke penyedia jasa layanan Internet, meskipun bisa juga berdasarkan pada jumlah data yang diakses. Sama seperti penggunaan telepon, akses Internet juga dapat menggunakan sistem bayar di depan (prabayar) maupun sistem bayar di belakang (pasca bayar). Sistem bayar di depan umumnya menggunakan voucher khusus yang dapat digunakan selama waktu tertentu atau untuk sejumlah data yang diakses.

Jaringan telepon kabel juga dapat dimanfaatkan untuk akses Internet dengan menggunakan teknologi DSL (digital subscriber line). Teknologi ini memungkinkan lalu lintas data terpisah dari lalu lintas percakapan telepon sehingga saluran yang sama dapat digunakan untuk mengakses Internet tanpa mengganggu aktivitas bertelepon. Untuk dapat menggunakan layanan ini, calon pengguna harus memiliki seperangkat komputer, satu jalur telepon kabel, dan modem khusus yaitu modem DSL. Salah satu penyedia jasa layanan internet jenis ini di Indonesia adalah Telkomnet dengan layanan bernama Telkom Speedy, yang menurut promosinya mampu melayani akses Internet sampai 256 kbps (kilobit per detik). Secara teknis, sebenarnya makin jauh pelanggan dari sentral telepon, makin rendah kecepatan aksesnya. Kecepatan akses juga turun apabila jaringan telepon sibuk melayani percakapan.

Jenis layanan lain yang menggunakan telepon kabel sebagai media lalu lintas data adalah layanan yang disebut leased line. Pada prinsipnya, pada jenis layanan ini pengguna menyewa jalur telepon yang secara khusus digunakan untuk mengakses Internet. Penyewa menggunakan saluran yang disewanya ini untuk berhubungan dengan penyedia jasa layanan Internet, dan selanjutnya mengakses Internet. Selain mengakses Internet, pelanggan juga dapat menggunakan saluran yang disewanya ini sebagai media untuk menghubungkan server miliknya ke jaringan Internet. Sewa jaringan ini tentu saja relatif mahal karena terhubung terus-menerus selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.


b. Melalui Telepon Nirkabel
Selain melalui telepon kabel, akses Internet juga dimungkinkan menggunakan telepon nirkabel. Saat ini ada dua jenis teknologi telepon nirkabel (disebut ponsel atau handphone) yang dapat melayani akses Internet, yakni GSM (global system for mobile communications) dan CDMA (code division multiple access). Internet dapat diakses secara langsung menggunakan perangkat telepon tersebut asalkan perangkat yang digunakan memenuhi syarat untuk akse Internet. Cara lain adalah dengan memanfaatkan modem yang biasanya terdapat di dalam handphone tersebut, dan menggunakannya sebagai sarana akses Internet.

Penyelenggara jasa layanan telekomunikasi untuk ponsel berteknologi CDMA yang melayani akses Internet antara lain adalah Telkom (dengan layanan Telkom Flexy), Mobile-8 (Fren), Indosat (Starone), dan Esia (Wifone). Ketiga penyelenggara layanan tersebut menyediakan akses dial up dengan tarif berbasis waktu maupun berbasis volume, yang ditagihkan langsung ke dalam tagihan telepon, atau dikurangkan langsung dari nilai vucer yang dimiliki pengguna. Untuk dapat menggunakan layanan Internet melalui ponsel CDMA, pengguna harus memiliki ponsel yang dilengkapi dengan modem dan kartu SIM (subscriber identification module) yang menyediakan layanan tersebut. Pada umumnya penyedia jasa layanan telekomunikasi nirkabel berteknologi CDMA ini menggunakan EVDO (Evolution Data Optimized) sebagai sebagai standar akses datanya.

Beberapa penyedia jasa layanan telekomunikasi untuk ponsel berteknologi GSM yang juga menyediakan layanan akses Internet melalui ponsel, antara lain Indosat (Matrix, Mentari), Telkomsel, dan ProXL (layanan Xplore). Akses Internet pada ponsel GSM dapat dilayani dengan menggunakan standar akses data GPRS (generalized packet radio service) ataupun HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). Standar akses data HSDPA saat ini mampu melayani akses data sampai 1,8 Mbps.


c. Melalui Televisi Kabel

Penyedia layanan televisi kabel dapat pula melayani akses Internet dengan memanfaatkan saluran televisi yang dimilikinya. Untuk dapat menggunakan layanan ini, selain harus berlangganan televisi kabel yang juga melayani akses internet tersebut, diperlukan modem khusus yang disebut cable modem. Kecepatan akses data untuk layanan ini mencapai 3 Mbps. Di Indonesia, jenis layanan ini tidak populer karena jumlah pelanggan televisi kabel tidak cukup banyak. Di Indonesia, Kabelvision adalah salah satu layanan Internet melalui saluran televisi kabel yang disediakan oleh LinkNet.



d. Melalui Gelombang Mikro

Layanan akses Internet melalui gelombang mikro pada umumnya digunakan oleh warnet untuk berhubungan dengan penyedia jasa layanan Internet meskipun dapat juga digunakan oleh pelanggan rumahan. Cara ini jauh lebih menguntungkan karena akses gelombang mikro pada frekuensi 2,4 Gigahertz masih bebas biaya, dibanding harus menyewa jaringan leased line.

Untuk dapat mengakses Internet dengan cara ini, pelanggan perlu memiliki perangkat modem khusus untuk wireless access yang dapat menjangkau perangkat pemancar-penerima yang dimiliki oleh penyedia jasa layanan Internet. Biaya akses umumnya ditentukan berdasarkan besarnya kapasitas akses yang dilanggan, umumnya dalam kelipatan 64 kbps (misalnya: 64, 128, 256, 384 kbps, dan seterusnya).



e. Melalui Layanan Wireless Access Point (Hotspot)

Di tempat-tempat publik di kota besar saat ini umumnya tersedia akses Internet gratis maupun berbayar (dengan menggunakan voucher yang bisa dibeli bebas), melalui apa yang disebut sebagai hotspot. Layanan ini bisa diakses menggunakan komputer atau perangkat lain (misalnya ponsel) yang memiliki fasilitas wifi (wireless fidelity).

Artikel dalam Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi) disebutkan bahwa teknologi wifi baru diusulkan dalam paper Brett Stewart pada sebuah konferensi NetWorld/InterOp pada tahun 1993. Baru pada tahun 1998, Nokia mengenalkan istilah hotspot untuk layanan akses nirkabel seperti yang diusulkan Stewart.

Dari sisi teknis sebenarnya layanan ini memanfaatkan teknologi jaringan komputer nirkabel, dan komputer (atau perangkat lain) yang mengakses Internet merupakan bagian dari jaringan tersebut. Pada hotspot gratis, tidak diperlukan penyandian sehingga siapapun asal perangkat yang digunakan mampu mengakses hotspot, ia dapat langsung menikmati layanan Internet.

Pada hotspot berbayar, pengguna yang memerlukan layanan harus membeli voucher yang berisi kode akses. Dengan kode yang ada pada voucher tersebut sebagai password, pengguna dapat mengakses Internet di tempat tersebut selama waktu tertentu dan akan otomatis terputus setelah jatah pemakaiannya habis. Hotel, kafe, mall, bandara, kampus, dan tempat-tempat umum lain di kota-kota besar banyak menyediakan fasilitas hotspot ini.

Tidak ada komentar: